KPK Dalami Sejak Kapan Fuad Amin Terima Suap dariPT MKS

KPK menangkap mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron terkait dugaan pemberian suap dari Direktur PT Media Karya Sentosa (PT MKS) Antonio Bambang Djatmiko. Uang itu diduga terkait pembayaran suplai gas ke BadanUsaha Milik Daerah (BUMD) yaituPD Sumber Jaya."PT SJ kan BUMD di Bangkalan, FA kan dulu kepala daerah. Kita dalami apakah ada kaitannya dengan pemenuhan pasokan listrik, itu yang mesti didalami," ucap Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (2/12/2014).Bambang menegaskan KPK memastikan adanya pemberi yaitu Antonio dan penerima yaituFuad. ‎Namun, Bambang enggan memperjelas secara pasti sejak kapan praktik penyuapan itu berlangsung."Apakah FA ini dalam menerima sejak dia menjadi kepala daerah sampai jadi Ketua DPRD? Itu yang sekarang sedang didalami. Apakah juga PT MKS ini membelidari Pertamina? Sedang didalami. Cuma sekarang PT MKS pernah bekerja sama dengan PD SJ, ini salah satu BUMD di Bangkalan. Kita dalami apakah BUMD ini hanya sekedar sarana atau pelaku. Itu semua didalami‎," papar Bambang.Dari informasi yang dikumpulkan, pada tahun 2007 Fuad yang saat itu menjabat sebagai Bupati Bangkalan melakukan kerjasama eksplorasi antara BUMD di Bangkalan dengan perusahaan swasta PT Media Karya Sentosa.‎ Kontrak itu dilakukan untuk membangun pipa dan pengelolaan gas dari Blok eksplorasi West Madura Offshore.Pertamina Hulu Energy selaku pemegang hak kelola dari blok eksplorasi itu kemudian menyepakati jual beli gas dengan PT Media Karya Sentosa.Kemudian, Pertamina Hulu Energy menunjuk Pertamina EP untuk men‎gelola urusan distribusi gas ke PT Media KaryaSentosa. Kontrak itu sebenarnya untuk menghidupkan PLTG di Bangkalan dan Gresik.‎Dari hal itu muncul dugaan bahwa Fuad menerima suap dari PT Media Karya Sentosa sejak tahun 2007. Namun, Bambang yang dikonfirmasi mengenai hal itu enggan menjawab secara gamblang."Tadi ada pertanyaan yang tahun2007 itu, saya musti cek itu," ucap Bambang.

By : detik.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel