Kapal Feri Tenggelam , Puluhan Orang Hilang di Danau Toba

 

Penyelamat mencari puluhan orang hilang setelah kapal feri yang tenggelam di Indonesia di Danau Toba ditemukan tas, jaket, kartu ID dan barang lainnya di perairan tetapi tidak ditemukan korban yang selamat , peristiwa tragis selama liburan yang menandai akhir bulan suci Ramadan.

Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa 18 orang diselamatkan dan satu tubuh ditemukan, tidak berubah dari angka yang dikeluarkan oleh tim SAR setelah feri tenggelam pada Senin malam. Telah terdaftar 94 orang dikonfirmasi telah hilang tetapi berharap jumlah ini akan berkurang.

Video ponsel yang dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Nasional menunjukkan awak feri yang lain lagi, mencoba untuk menyelamatkan orang-orang yang berjuang di perairan tak lama setelah tenggelam tetapi terhambat oleh cuaca buruk dan badai di perairan. Kerabat yang menumpang kapal feri berkumpul di dermaga Danau Toba, berharap untuk mendapatkan berita dari anggota keluarga yang hilang.

Budiawan, kepala badan pencarian dan penyelamatan di kota Medan, kata perahu penuh sesak dipenuhi dengan sekitar 150 orang dan 55 motor. Pemerintah setempat mengandalkan laporan dari keluarga korban hilang dan korban selamat untuk memperkirakan jumlah korban. Budiawan, yang menggunakan satu nama, kata kapal tidak memiliki nyata penumpang.

Bencana badan jurubicara Sutopo Purwo Nugroho mengatakan perahu itu tenggelam sekitar pukul 5:30 Senin sebagai berlayar dari daratan ke sebuah pulau.

Seorang korban selamat yang diidentifikasi oleh televisi Indonesia sebagai Juwita Sumbayak mengatakan kapal diguncang oleh gelombang tinggi dan dipukul oleh perahu kayu sebelum tiba-tiba tenggelam.

"Aku putus asa. Aku takut mati. Aku takut keluarga saya sudah mati,  "katanya, menangis.

1,145 kilometer persegi (440-square-mil) Danau Toba, dibentuk dari gunung api purba, adalah tujuan wisata populer di pulau Sumatera.

Puluhan juta orang Indonesia kembali ke kota kelahirannya dan mengambil liburan di akhir bulan Ramadhan.

Pernyataan polisi mengatakan bahwa pada Selasa pagi pencarian telah menemukan beberapa tas, termasuk satu berisi ponsel dan ID, jaket dan lainnya yaitu pakaian serta jejak minyak dan ember biru dan jerigen dicurigai dari ferry cekung Ban KM Sinar senapan.

Dikatakan cuaca buruk terus menghambat pencarian danau, yang memiliki kedalaman lebih dari 400 meter (1.300 kaki).

Pemerintah setempat mengatakan lebih dari setengah lusin kapal dan 350 orang termasuk pencarian dan penyelamatan personil, polisi, tentara dan nelayan yang terlibat dalam pencarian.
Tragedi danau Toba di Indonesia, terdiri dari lebih dari 17.000 pulau, dengan lemahnya penegakan peraturan keselamatan yang sering harus disalahkan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel